Looper (2012) : Levitt Versus Willis in Time Travel Flick

Sutradara : Rian Johnson

Penulis : Rian Johnson

Pemain :  Joseph Gordon-LevittBruce Willis, Emily Blunt, Paul Dano

Tagline : Hunted by your future. Haunted by your past.

“Puzzles which will haunt even after the credit rolls. Easy on yourself, fuck it ! It’s still a solid entertainment.”

About

Tahun 2012 bisa dikatakan sebagai tahunnya Joseph Gordon Levitt. Setelah sukses besar menemani Batman menyelamatkan Gotham City dalam The Dark Knight Rises dan mengobrak abrik kota Manhattan dengan sepeda tanpa remnya dalam Premium Rush, Joseph Gordon Levitt kembali hadir dalam film Sci-Fi “Looper’. Looper sendiri adalah kolaborasi ketiga antara Joseph Gordon Levitt dan Ryan Johnson setelah mereka bekerja sama dalam Brick dan uncredited role Levitt dalam The Brothers Bloom. Selain berperan sebagai actor, Levitt juga menjabat sebagai executive producer dalam film ini.

Pada tahun 2074, sebuah mesin waktu ditemukan untuk mengirim kembali manusia ke masa lalu. Di tahun 2044 inilah, Joseph Gordon Levitt berperan sebagai Joe, sang pembunuh yang disebut looper. Looper sendiri adalah pembunuh bayaran yang bertugas membunuh orang-orang yang dikirim dari masa depan oleh organisasi mafia. Ketika Older Joe, diperankan Bruce Willis, dikirim dari masa depan untuk dihabisi dirinya sendiri, maka inilah saatnya Joe untuk mengakhiri kontrak sebagai looper (closing the loop). Namun, sepertinya Joe ‘sedikit’ membuat masalah akan hal itu.

It’s Haunting Even After Credit Rolls

Looper mendapatkan banyak pujian setelah film ini diputar dalam Festival Film Toronto 2012 yang sekaligus menyebabkan hype dan ekspektasi yang sangat tinggi akan film ini. Benar saja, film ini mampu membuktikan sebagai hiburan menawan tentang time travel yang telah sering diangkat oleh Hollywood. Diawali dengan premise yang menarik, film ini mulai menebar puzzle-puzzle di tengah film. Saat itulah penonton mulai berpikir kemanakah arah cerita akan diarahkan. Tidak mudah memang, namun film ini masih sangat bisa dinikmati hingga akhir cerita. Plus, penonton akan masih dibuat berpikir akan possibility-possibility yang kemungkinan terjadi setelah ending. Pikiran akan terus berputar-putar mengingat cerita film ini tentang time travel dimana kejadian masa sekarang akan mempengaruhi masa depan. Fuck it ! adalah solusi setelah film ini karena memang akan banyak interpretasi akan film ini.

Film ini menyajikan action yang tidak berlebihan dan beberapa adegan terasa sangat intens dan thrilling untuk ditonton. Ditambah performance dari pemainnya, terutama Emily Blunt, yang sangat meyakinkan sedangkan penampilan Bruce Willis masih biasa saja dan ada yang aneh dengan penampilan Levitt (mungkin karena factor make up-nya). Satu lagi yang memukau adalah penampilan dari actor cilik, Pierce Gagnon, yang berhasil memberikan ekspresi ‘kengerian’ dan misteri dalam plot.

Kesimpulannya, film ini adalah hiburan yang sukses menghantui penontonnya bahkan setelah film selesai di bioskop, terutama dari sisi plot-nya.

Trivia

Emily Blunt bersedia membintangi film tanpa tahu karakter apakah yang akan ia mainkan.

Quote

Joe : ….. then I change it.

7 comments

  1. jgn lupa JGL juga ada di Lincoln-nya Spielberg..and nyaris juga di filmnya Tarantino (sayang ga jadi! ^^)

    well, awalnya ane kira ni film bakal kaya another bruce willis movie…ya paling action2 gtu2 lah..tapi ternyata…cukup mengejutkan ane, keren dah…

    1. plus debut feature-nya Don Jon’s Addiction tapi masih 2013, haha bareng Scarlett Johannson..
      Tapi tetep favorit JGL di Mysterious Skin, masih culun tapi dah oke,…

      Masalah Lincoln, masih belum ikhlas kalo Daniel Day Lewis menang Oscar segampang itu, yakali…
      Mending Denzel Washington, ato Joaquin Phoenix ato Anthony Hopkins… haha belum nonton tapi dah subjektif….

      1. yup, dan pastinya da aktris favorit ane Julianne Moore juga disitu..
        ane malah blom liat Mysterious Skin, penasaran sih..tapi temanya maho gtu kan..jadi geli,wkwkwkk

        well..ane suka bgt DDL tapi ane rasa dia ga bakal menang, pliz..Meryl nunggu 29 taun…with multiple nomination in between..dan bru menang,
        so.doesn’t make sense aja kalo DDL menang ke-3 hanya dlm waktu 6 taun? no…no..

        ane dukung Jhoaquin deh..tapi,dia baru aja ngasih statement anti-oscar, mungkin it bkal menyakiti kesempatannya buat menang? we’ll see…

      2. lebih menarik buat ngikutin yang actress for leading role, kayaknya lebih dinamik aja, penasaran banget ma perannya si Katniss di Silver Linings Playbook ampe byk yg prediksi dia jadi frontrunner Oscars….

        Maybe she’s the next Meryl Streep, her performance in Winter’s Bone is very haunting…

      3. JLaw emang next big thing,tentu aja ane belum liat Silver Linnings Playbook (SLP)..but ane ngrasa dia blum pantas menang aja..22 taun!
        maksud ane,too soon lah…ane ga ngraguin bakat dia, and I really2 love her..TAPI ah dia masih baru banget, karir dia bisa mendeg kalo dia menang terlalu dini,plus SLP kan drama komedi,peran dia juga bukan peran yg apa ya..yg physical or mental transformation bgt, bakal terlalu biasa aja (remember ?Helen Hunt in As Good As It Get ?)

        dan ane yakin seyakin yakinnya she will back next year (2014 maksudnya) di film Serena, yg ane pernah baca karakter dia jadi wanita taipan minyak yg kejam (someone said..female version of Daniel Plainview),so itu bakal lebih ‘layak’ lah setidaknya di mata sejarah jika dia menang buat Serena, imho sih…^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s