The Bay (2012) : Something Under Skin Are Eating People in The Bay

Sutradara : Barry Levinson

Penulis : Michael Wallach

Pemain : Kristen Connolly, Kether Donohue, Stephen Kunken

Tagline : Panic Feeds on Fear

“This mockumentary is just well compiled footage without get its climax as whole single movie.”

About

Film-film mockumentary bergenre horror atau thriller sepertinya sedang menjamur, sebut saja franchise (Rec) atau franchise berbudget kecil namun berpenghasilan jutaan, franchise Paranormal Activity. Belum lagi V/H/S yang akan dilanjutkan dengan V/H/S/2 dimana Gareth Evan dikabarkan akan mengambil bagian.

The Bay adalah salah satu film sejenis yang ikut meramaikan, bercerita tentang sebuah teluk yang mengalami kontaminasi dan menyebabkan sesuatu bermutasi dan menyerang orang-orang yang tinggal di teluk tersebut. Ada yang menyebutkan bahwa film ini merupakan gabungan dari film epidemic Contagion namun dikemas ala Paranormal Activity. Benar saja, film dikemas dengan cara menggabungkan beberapa footage di hari kejadian dan dikemas menjadi satu keseluruhan film.

Film diawali dengan seorang reporter, Donna (Kether Donohue) yang menceritakan kembali setiap detil kejadian di hari naas itu. Ia menceritakan segala yang terlibat dilengkapi dengan footage yang ada seperti ilmuwan yang sedang menyelidiki teluk, polisi, sampai pasangan suami istri yang sedang dalam perjalanan ke teluk tersebut, Stephanie (Kristen Connoly)

Film ini dibuka pada festival Toronto 2012 dan disutradarai pemenang Oscar atas film Rain Man-nya Barry Levinson.

Got this “It’s like a real documentary” feeling but never getting climax

Kelebihan dari film yang digarap secara mockumentary adalah film serasa menjadi lebih nyata (ingat fenomena Paranormal Activity beberapa tahun yang lalu sehingga menyebabkan film tersebut booming ?) dengan para pemain yang terlihat lebih natural dan alami dalam berakting walaupun masih terikat naskah film. Sama halnya dengan film ini, film ini sangat mengalir, beberapa scene didalamnya pun cukup membikin ngeri dan mual pada beberapa bagian. Namun, ketika mendekati ending, film ini hanya berlalu begitu saja. Mendekati sebuah film documenter asli memang, namun penonton masih membutuhkan sesuatu yang klimax atau final action selain film ini tidak memberikan solusi yang berarti di endingnya.

Kelebihannya dari film ini adalah walaupun terdiri dari beberapa footage terpisah dimana masing-masing footage mempunyai cerita namun film ini sangat disusun dengan baik dan terasa menyatu kedalam keseluruhan film.

Apa yang membuat penonton menonton sampai akhir adalah pertanyaan “What is happening ?”. Ketika pertanyaan telah terjawab “Oh, that’s it and it’s totally game over.”

Quote

Mayor John : ….but this is the darn water I’ve ever tasted.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s