The Orphanage (2007) and The Impossible (2012) : Mother’s Loves are Being Tested in Different Approach (and Genre)

 

Director : Juan Antonio Bayona

Writer : Sergio G. Sánchez

Penulis skenario dan sutradara ini bekerja sama dalam dua film yang mempunyai persamaan tentang arti keluarga, terutama cinta Ibu kepada anak-anaknya, dengan cerita berbeda dalam genre yang berbeda pula.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

The Orphanage (2007)

Cast :   Belén RuedaFernando CayoRoger Príncep

“A ghost story (uhm, maybe not) with intelligence and Spanish horror flick like this plus Del Toro always has its own touch.”

About

Laura (Belen Rueda) kembali ke sebuah rumah kuno yang dulunya pernah ia tinggali sebagai panti asuhan saat ia masih kecil. Dengan keinginan membuat sebuah panti asuhan kecil, Laura bersama suami (Fernando Cayo) dan anak angkatnya mulai menetap di rumah ini. Misterius, anak angkat Laura, Simon (Roger Princep), mulai berbicara dan bermain dengan teman imajinasinya yang ternyata bukan sekedar fantasi anak-anak semata. Petualangan mulai dimulai ketika Simon menghilang secara tiba-tiba dan memaksa Laura untuk menggali misteri di balik rumah bekas panti asuhan ini untuk kembali bertemu dengan anaknya.

Tidak dipungkiri, nama besar Guillermo Del Toro yang saat itu (berhasil membawa Pan’s Labyrinth ke kancah Oscars) memang sedang dalam puncak ketenaran membawa film ini menjadi sangat menggoda untuk di tonton, walaupun ia hanya berperan sebagai executive producer.

This movie describes “mother’s love is forever”.

Jika penonton mengharapkan sesuatu yang sadis berdarah-darah maka tidak akan banyak ada di film ini. Film ini lebih menyajikan sisi dramatis dari sebuah cerita yang sesungguhnya akan sangat memuaskan bagi para penggila drama. Ceritanya lebih dapat diterima dengan akal sehat (tentu, saja dengan ukuran akal sehat melihat film horror) dan tiga puluh menit terakhir ketika semua dikuak akan sangat memuaskan bagi para penonton.

Dengan cerita yang sebenarnya telah sangat klasik berupa rumah kuno, teman imajiner, anak menghilang, tentu saja penonton sebenarnya telah tahu akan dibawa kemana cerita horor ini. Bisa dikatakan, segi cerita untuk genre ini benar-benar “subtle” dan tidak terasa dipaksakan. Ditambah, penampilan dari Belen Rueda yang cukup menjanjikan membawa film ini ke sebuah perjalanan ibu untuk menemukan kembali anaknya, yang disertai dengan pengorbanan, juga ketakutan dan frustasi.

Film yang tidak jualan muka setan ini benar-benar klimax ketika Laura harus kembali bermain permainan semacam petak umpet untuk mengundang penunggu rumah angker ini, hanya untuk mendapatkan sedikit clue dimanakah Simon berada. 1…2…3…Knock on the wall.

Trivia

Dipremierkan di Cannes Film Festival dan mendapatkan standing ovation selama 10 menit. (Though, in my thought, it is a good movie, but this trivia makes it a little bit too overrated.)

Quote

Aurora :  Seeing is not believing,  it’s the other way round. Believe and you will see.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

The Impossible (2012)

Cast : Naomi WattsEwan McGregorTom Holland

“I call it a natural script makes this movie (especially the tsunami wave itself) looks real-er.”

About

Masih diolah oleh sutradara yang sama, dengan penulis  yang sama juga menceritakan salah satu bencana terbesar di tahun 2000an. Masih ingatkah dengan gempa bumi yang melanda Aceh kemudian dilanjutkan dengan sebuah terjangan tsunami di pagi hari tanggal 26 Desember, tepat satu hari setelah Natal ? Bencana ini menewaskan ribuan jiwa dengan beberapa negara tetangga Indonesia juga mendapatkan dampaknya. Salah satunya adalah Thailand, dikisahkan seorang sebuah keluarga sedang menikmati liburan di saat dan waktu yang salah. Diangkat dari kisah nyata Maria Belon, wanita berkebangsaan Spanyol yang mengajak suami dan ketiga anaknya untuk berjuang melawan dahsyatnya gelombang tsunami.

Film Spanyol namun berbahasa Inggris ini kembali menyatukan Naomi Watts dan Ewan McGregor yang sebelumnya telah bermain bersama dalam film Stay. Watts sendiri berhasil menyabet nominasi Oscars dan Golden Globe untuk perannya sebagai seorang Ibu yang ‘nyaris’ kehilangan kakinya dan beberapa anggota keluarganya.

The script is not special, but natural, though at some parts, there are “real” dramas.

Film yang cukup simple sebenarnya mengambil keseluruhan cerita untuk film yang berdurasi kurang lebih 100 menit ini. Sebuah keluarga dihantam tsunami kemudian terpisah satu sama lain dan mencoba untuk menemukan satu sama lain di tengah kondisi bencana yang sebenarnya terlihat menutup kemungkinan untuk mereka kembali bersama, oleh karena itu judulnya adalah The Impossible. Terlihat membosankan untuk plot selama 100 menit ? Mungkin. Namun dengan penampilan para aktornya, penonton lebih mudah untuk melewati film ini.

Dengan script yang sederhana, membuat film disaster ini terasa natural dan mudah dicerna oleh penontonnya. Sisi positif lainnya adalah penonton bisa berkonsentrasi untuk merasa terharu di beberapa bagian menyaksikan pengorbanan anggota keluarga satu untuk anggota keluarga lainnya. Chemistry Ibu dan anakpun berhasil dibangun dengan baik antara Naomi Watts dan Tom Holland yang memerankan sebagai anak tertua, Lucas.

Scene terbaik tentu saja ketika tsunami mulai menyerang (jika dilihat ternyata detilnya luar biasa) dan adegan survive antara Ibu dan anak, Watts dan Holland plus beberapa adegan tearjerker yang sukses mengharukan.

Trivia

Naomi Watts, Ewan Mcgregor dan cast lainnya bertemu dengan keluarga Maria Belon di Toronto Film Festival.

Quote

Henry : When I came up, I was on my own. That was the scariest part. And when I saw the two of you climbing to the tree, I didn’t feel so scared anymore. I knew I wasn’t on my own.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s