Breakfast at Tiffany’s (1962) : Audrey Hepburn in Her Most Memorable Role as Free Spirited Socialite

Director : Blake Edwards

Writer : Truman Capote,  George Axelrod

Cast : Audrey HepburnGeorge PeppardPatricia Neal

About

Yeah, awal mula pengen nonton film ini adalah ketika seorang teman kerja membuat lukisan koran Audrey Hepburn yang sedang merokok dan baru sadar kalau ternyata Audrey Hepburn itu cantik. Yeah, it’s my first time to watch Audrey Hepurn movie.

Tentunya tantangan tersendiri untuk melihat sebuah film yang dibuat jauh dari generasi kita. Bayangkan film 1961 ! Film yang dirilis ketika ibu berumur satu tahun. Film ini tentunya sebelumnya telah mendapatkan respons dari banyak pihak mulai dari role yang paling memorable yang pernah diambil Audrey Hepburn, opening scene yang dinilai legendaris, sampai movie poster yang iconic dan dianggap sebagai salah satu movie poster terbaik sepanjang masa. Namun, selain itu, keinginan untuk menonton film ini juga datang dari novel sumber dari film ini yang ternyata dikarang oleh seorang Truman Capote (yep, I have watched Capote too).

Breakfast at Tiffany’s bercerita tentang seorang sosialita ceria, supel, ‘agak matre’, anti komitmen bernama Holly (Audrey Hepburn) yang menjalin persahabatan dengan teman satu apartemennya yaitu Paul (George Peppard), seorang penulis amatir yang ternyata juga seorang laki-laki idaman dari seorang sosialita kaya (Patricia Neal). Ketika Paul diundang ke sebuah pesta, ternyata karakter Holly sebagai seorang sosialita semakin kentara. Tidak hanya itu, seorang laki-laki juga tiba-tiba mengaku sebagai suami Holly. Siapakah Holly sebenarnya ? Sementara Paul mulai kedekatannya dengan Holly membuatnya ingin berubah, namun cintanya seperti bertepuk sebelah tangan karena Holly ternyata sedikit bermasalah dengan “komitmen”. I know, i know it’s a horrible synopsis.

“Audrey Hepburn is magnet in a comedy with dynamic story.”

Salah satu masalah mengapa sulit membuat sinopsi film ini adalah film ini mempunyai sebuah cerita yang cukup luas dan dinamik dan serius walaupun genre dari film ini sendiri adalah comedy. Mungkin karena sumber film ini adalah novel dari Truman Capote yang sepertinya bukan penulis yang sembarangan sehingga cerita dari film ini mampu menampung adanya pengembangan karakter, study karakter, study tentang keadaan sosialita, materialisme tanpa kehilangan unsur comedy atau pun romancenya (sok tahu, padahal baca novelnya Truman Capote aja belum).

Film yang dibuat lebih dari 5 dekade ini memang agak sulit untuk ditonton (secara pribadi nih yee), terutama dari segi jokes yang kadang mungkin dinilai jaman sekarang terlalu garing, contohnya bagaimana seorang penghuni Asia yang berslapstick ria di awal film. Namun bukan itu point-nya, film yang tidak akan membuat kita terbahak-bahak ini justru memberikan kesempatan untuk kita untuk sebenarnya berpikir lebih dalam pada cerita yang sebenarnya “dalam”.

Film yang mengingatkan bagaimana Anna Faris kemudian bekerja sama dengan Chris Evans di What’s Your Number ? ini berhutang banyak kepada keberadaan Audrey Hepburn sebagai bintang utama yang mampu menangkap keceriaan, kesupelan, wild, free spirit sebagai seorang sosialita yang memiliki karakter kompleks karena terbayang oleh masa lalunya, dan seakan-akan ingin mengamankan masa depannya. Dengan akting yang mampu menangkap semua kekomplekan itu, ditambah dengan kecantikan fisik Audrey Hepburn yang “seakan-akan” disukai kamera, sepertinya kehadiran Audrey Hepburn saja sudah cukup untuk kita bisa melewati film ini.

Saking menyenangkannya film ini, terkadang percakapan yang “sedikit” serius juga dibawakan dengan tone yang bercanda sehingga terkadang yang nonton berpikir “oh lagi bercanda”. Selain itu, dialog-dialog yang witty dan tidak basa-basi juga sering dilontarkan di film.

Hmm, yeah, it’s classic.

Trivia

Pilihan Capote untuk memerankan Holly adalah Marylin Monroe.

Quote

Holly : (whistles loudly to hail a cab]

Paul Varjak : I never could do that.

Holly Golightly: It’s easy.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s