This Is The End (2013) : Apocalypse Comes to “We Will Never Take Anything Seriously” Kind of Guys

Director : Evan GoldbergSeth Rogen

Writer : Evan GoldbergSeth Rogen

Cast : Seth Rogen, James FrancoJonah Hill, Jay Baruchel, Danny McBride, Craig Robinson, Michael Cera, Emma Watson, and A LOT MORE !!

About

Tema kiamat memang sepertinya sedang naik daun, tidak hanya dikemas dalam genre sci-fi namun film dengan tema ini mulai merambah genre komedi, sebut saja untuk dua tahun terakhir, berapa film komedi yang mengambil tema “kiamat” sebagai sumber ceritanya, yang paling terakhir mungkin The World’s End, besutan dari sutradara Edgar Wright yang melengkapi triloginya dengan Nick Frost dan Simon Pegg. Salah satu film dengan cerita yang sama yang paling diantisipasi di summer 2013 adalah This Is The End, yang merupakan besutan dari komedian Seth Rogen dan juga Evan Goldberg. Banyak alasan mengapa film ini memang layak untuk ditunggu,

–          Pertama, akan banyak cameo dari para artis Holywood seperti Rihanna, Mindy Kaling, Jason Segel, Aziz Ansari, dan banyak lagi.

–          Kedua, cameo dan pemain utamanya, tidak lain dan tidak bukan akan memerankan diri mereka sendiri.

–          Ketiga, ngeliat para artis ini terbunuh dengan cara yang sadis ? Hmm, kapan lagi.

–          Keempat, Emma Watson.

Film ini kembali diputar di Amerika dan pada minggu ini berhasil mencapai 100 juta dollar Amerika. Wew !

This Is The End (hold your breath and count to ten, #eh) bercerita tentang Jay Baruchel (berperan sebagai Jay Baruchel) dan Seth Rogen (berperan sebagai Seth Rogen, okay, I’m gonna stop this) yang sedang mengunjungi pesta di rumah James Franco yang juga dihadiri oleh para artis temannya, termasuk Craig Robinson, Jonah Hill, Emma Watson, dan juga yang sebenarnya tidak diundang, Danny McBride. Ditengah pesta, tiba-tiba sebuah gempa bumi membelah tanah mengguncang dan sebuah sinar biru menghantam beberapa orang kemudian menarik mereka keatas langit. Di tengah kacaunya pesta, semua selebritis lari menyelamatkan diri mereka, hingga tersisa mereka berlima (udah gue sebutin) di rumah James Franco yang layaknya kastil. Tentu saja, dengan makanan, waktu dan konflik personal diantara mereka, mereka harus siap menghadapi apocalypse. Hmm, kurang heboh, APOCALYPSE !!!!!! AAAAAARRRRRRRGGGGGGHHHHHHH!

“Jonah Hill possesed like in The Exorcist, Michael Cera is killed like in The Final Destination, Pineapple Express’ reunion. Fresh jokes, what else do you want ? This meta is quite funny fucked up.”

Okay tentu saja dengan banyaknya aktor (yang kebanyakan main komedi) dan kaliber berimprovisasi mereka, film ini tentu saja menghadirkan sebuah sajian komedi yang memang bergenre komedi. Namun salah satu aspek yang mengejutkan adalah walaupun mereka semua memainkan peran fiktif dari diri mereka sendiri, penokohan untuk masing-masing karakter tidak kalah kuat, seperti bagaimana Jonah Hill kemudian berperan seperti gay, atau Danny McBride yang berperan sebagai “motherfucker” dengan mukanya yang begitu mengesalkan, atau bagaimana Craig Robinson menjadi karakter yang paling “baik” diantara semua. Ketika mereka dikumpulkan, kemudian saling berinteraksi, mereka tidak menjadi satu karakter komedian, namun malah menjadi masing-masing karakter kuat yang komedian, dan semua karakter terlihat berbeda. Jokes yang tidak didapatkan pada film meta ini adalah bagaimana mereka melontarkan jokes yang terkadang bersifat “self-mockery” yang menjadi sangat lucu, seperti Jonah Hill yang menjadi Oscar-guy, The Green Hornet film dari Seth Rogen pun dibahas, 1(27 Hours) dari James Franco pun dibahas.

Dengan kekacauan yang mengambil tema kiamat, dan juga mengkaitkannya dengan bible, memang pada titik tertentu film ini agak sedikit “cross the line” (walaupun memang komedi), mengambil sisi relijius yang dibecanda’in (ibaratnya begitu), namun hanya part-part itulah yang sedikit membuat ketidaknyamanan.

Film ini juga menghadirkan sisi “slasher” walaupun porsinya tidak terlalu banyak, namun efektif, seperti (di trailer juga ada) bagaimana cocky Michael Cera terbunuh dalam film ini menjadi salah satu komponen worth it kenapa film ini wajib ditonton. Komponen meta banyak terlihat, salah satunya ketika scene bagaimana Jonah Hill mencoba di-exorcism oleh Jay Baruchel, itu benar-benar epic.

Pada paruh pertama, film ini terlihat solid walaupun sedikit menurun pada bagian paruh kedua, namun semuannya itu sama sekali tidak akan membosankan. Dengan visual effect yang tidak begitu sempurna, film ini menjadi salah satu film terlucu di tahun 2013.

Film ini juga menghadirkan ending “terfavorit” setelah ending dari 40 Years Old Virgin, yang segar, norak namun tetap menghibur. Believe it or not, there will be Backstreet Boyz.

You know you have to trust all of this guys WILL NEVER take apocalypse SERIOUSLY.

Trivia

Peran untuk Emma Watson sebenarnya disiapkan untuk Mila Kunis. Mila Kunis juga pernah berperan sebagai pasangan James Franco di Date Night, pasangan Jason Segel di Forgetting Sarah Marshal. Yep, memang untuk peran Emma Watson, Emma sedikit “too good to be party-girl” disini. Miscast ???

Quote

Danny McBride : Hermione just stole all of our shit.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s