Notes on a Scandal (2006) : Aphrodisiac Thriller of Battle Axe and Seductive Teachers

Director : Richard Eyre

Writer : Patrick MarberZoe Heller

Cast : Cate BlanchettJudi DenchAndrew SimpsonBill Nighy

“By the time I took my seat in the Gods, the opera was well into its final act.”

First of all, Jason Reitman tertarik untuk menyutradarai film ini. Kedua, film ini mempertemukan dua aktris yang benar-benar UP di tahun ini (untuk Oscar terutama). Ketiga, di film ini Judi Dench bermain sebagai, yeah bisa dikatakan psychopath. What else do you want ? Oh yeah, plus 4 nominasi Oscar.

Barbara Covett (Judi Dench), seorang guru sejarah di sebuah sekolah, dingin namun sangat dihormati, menghabiskan sebagian waktunya dengan banyak menganalisis banyak hal yang ia lihat, yang ia rasakan. Begitu kesepiannya dia, seakan-akan apa yang ia analisis begitu dalam dan juga enganging, terutama ketika ia mulai memperhatikan seseorang yang ia duga mengandung potensi untuk berteman dengannya. Yeah, ia adalah Sheba Hart (Cate Blanchett), guru seni di umurnya yang thirty something yang benar-benar kewalahan menangani anak-anak didiknya. Ketika keduannya mulai bersahabat, Barbara menguak rahasia affair antara Sheba dan salah satu siswanya, Steven Connoly (Andrew Simpson). Sebuah skandal yang tidak hanya menyeret persahabatan mereka berdua, namun mengancam karir dan rumah tangga Sheba dengan suaminya (Bill Nighy), dan juga menguak siapakah Barbara Covett sebenarnya.

Seductive thriller, or erotic thriller, yeah mungkin langsung bisa dikaitkan dengan Fatal Attraction atau Poison Ivy, dan hebatnya film ini adalah film ini bukanlah sebuah erotic thriller, namun terdapat cukup sensasi saat menontonnya, yang membuat film ini bisa dikatakan sebagai sebuah erotic, uhm, revise, seductive thriller. Objek perselingkuhan, atau seks, atau mungkin juga lesbian yang sarat dan biasanya ada di mini genre ini hanyalah sebagai jembatan atau media untuk menciptakan sebuah cerita yang tidak hanya seksi namun juga mengandung sedikit strategi sebuah tindakan aksi-reaksi terutama sebagai sebuah deskripsi studi karakter utama, Barbara Covett.

Judi Dench benar-benar melahirkan sebuah karakter yang sangat sensitif untuk penonton. Melihat sebuah aksi balik atau side effect dari sebuah kesepian, melihat lebih dalam tentang sebuah arti “obsesi”, dan seperti me-redefine arti psycho atau variasi kegilaan yang dimiliki oleh seseorang. Sebuah karakter “dingin” namun diimbangi dengan penjelasan karakter lewat diary yang ditulisnya, menjadi karakter ini begitu absorbing untuk penonton, dan juga sekaligus penetrasi ini membuat karakter Barbara Covett ini menjadi sebuah karakter yang berkali lipat lebih menakutkan. Hebatnya seorang Judi Dench, eksekusinya sebagai seorang Barbara Covett tidak menghilangkan karakter subtle-nya sebagai seorang aktris, she makes this character so easy to be performed. This is one of my favorite performances of her. Film ini membuktikan bahwa seorang aktris hebat mampu menghindari sebuah stereotype untuk karakter yang biasanya terjebak pada satu istilah “REALLY PSYCHOTIC BUNNY BOILER”, thanks to Glenn Close too.

Film ini merupakan sebuah kejutan dari sebuah karakter study seorang Barbara Covett, menggiring kita pada arah karakter-karakter erotic thriller, namun kemudian men=transformasikannya ke dalam sebuah karakter yang lebih real, lebih kompleks, lebih berani, tanpa sedikit pun kehilangan sebuah karakter yang mampu memompa adrenaline pada genre thriller. This is one of very precise character.

Cate Blanchett, juniornya, juga mendapatkan peran yang sedikit tricky, seorang wanita yang mengalami fase “good girl gone bad”, Sheba Hart merupakan sebuah karakter yang seductive, stylish, sexy, tanpa ada rasa untuk mencoba begitu trashy ataupun nasty. Berbeda dengan karakter Barbara Covett yang memang secara konsisten dipertunjukkan sebagai sebuah karakter monoton (wonderfully in good way), Sheba Hart merupakan sebuah karakter yang berubah sesuai dengan apa yang dialaminya. Kebingungan, guilty pleasure, pressure dari rekannya, juga sisi keibuannya dari seorang anak Dawn Syndrome, benar-benar bisa direngkuh Blanchett.

Perang diantara keduannya bisa dikatakan merupakan sebuah sajian yang benar-benar memperlihatkan bahwa film ini merupakan sebuah showcase yang mengasah kemampuan akting kedua aktris utamanya. Walaupun tidak bisa dikatakan sebagai sebuah “mouse-cat game”, karena memang karakter Sheba Hart terlalu decent, terlalu pasif, dan terlalu nerimo untuk menanggapi perang diantara keduannya. Namun, setiap konfrontasi, setiap konflik diantara keduannya merupakan sebuah top notch performance yang sangat langka sekaligus elegan dan berkelas.

“You live in a flat off the Archway Road and think you’re Virginia Woolf ?” merupakan sebuah best line yang akhirnya dihantarkan oleh Blanchett setelah karakternya benar-benar direndam disepanjang film, sebuah konfrontasi final dengan Judi Dench yang membuktikan bahwa di umurnya yang tidak muda lagi, Judi Dench masih mumpuni untuk menjalani scene-scene yang demanding. This scene is priceless.

Big surprise, datang dari sebuah karakter kecil dari Bill Nighy, yeah, sepanjang melihat aktor yang satu ini sepertinya selalu kedapatan menonton peran yang menyenangkan. Namun, di Notes on a Scandal, Bill Nighy keluar dari karakter “easy going” dan menyenangkannya, namun juga bisa benar-benar pas memainkan suami dari Cate Blanchett yang tidak bisa memuaskan istrinya, well done Mr. Nighy. Sedangkan karakter lainnya, yaitu Andrew Simpson kurang bisa meninggalkan impression, walaupun tetap saja untuk berhadapan dengan Blanchett (termasuk sex scene) memang tidak mudah.

Plus, another plus of this movie, sutradara membiarkan film berjalan, tanpa banyak menambahkan gimmick atau sesuatu yang terlihat ambisius, bahkan camerawork pun terkesan tida spesial, namun disinilah saatnya memang menonjolkan akting para aktornya, plus scoring yang menambah film ini bertambah thrilling and sexy. This is a precious, precise note for Notes on a Scandal.

“Oh, Judi Dench, this is just wow.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s