Enemy (2014) : Concealment of Spiderlings Spread Inside Head, Closed By One Shocking Ending

Director : Denis Villeneuve 

Writer : Javier GullónJosé Saramago 

Cast : Jake GyllenhaalJake GyllenhaalMélanie LaurentSarah Gadon

“I don’t like blueberries.” – Adam

Wow, that is just a poster full of hints.

(REVIEW) Setelah super creepy bunny yang terus diperbincangkan dari Donnie Darko, Jake Gyllenhal kembali membintangi film dengan hal yang serupa. Tarantula raksasa, kali ini.

Apa yang membuat Enemy sebagai sebuah film yang jenius adalah kepercayaan diri dari filmmakernya untuk mempersembahkan sebuah film a la puzzle, dan menebarkan hints dimana-mana (yeah, walaupun selayaknya potongan puzzle, hint tersebut masih tersebar). Bahkan di awal film.

Hints di awal film :
Gedung-gedung kota dengan V.O seorang ibu mengkhawatirkan anaknya.
Wanita telanjang, hamil.
Penari streaptease dan seekor tarantula besar.

And you don’t FUCKING forget it, semua itu punya arti !!!

Dan kehebatan (lagi) film ini adalah film ini sepertinya yakin misteri dalam film ini TIDAK AKAN TERPECAHKAN (paling tidak pada kali pertama menonton film ini).

Adam, seorang guru sejarah, sepertinya merasa frustasi dengan kehidupannya yang serba teratur. Dia mengajar, dia pulang, dan dia bercinta dengan pacarnya, Mary (Melanie Laurent). Di hari berikutnya, dia tetap mengajar, dia pulang, dan masih bercinta dengan Mary (at some points, I don’t understand why he’s frustated, it’s fucking Melanie Laurent, you know).

Di sisi kota yang lain, Anthony, seorang third class actor (lebih pantas disebut figuran kali ya, but at least he stars Vitamin Water advertisement) hidup normal dengan istrinya, Helen (Gal Gadot) yang sedang hamil 6 bulan.

Ketika teman Adam merekomendasikan sebuah film “Where There is A Will, There is a Way”, sebuah film local yang sepertinya unrecognizable, Adam tak sengaja melihat Anthony yang tidak lain tidak bukan memiliki penampakan fisik seperti dirinya. Yep both Adam and Anthony are played by Jake Gyllenhal (Hurray, for you, Gyllenhal fan).

Sang sutradara sendiri yakin jika penonton akan membutuhkan “second watching” untuk mengetahui arti misteri di balik film, oleh karena itu ia membesut film begitu “easy to watch”, walaupun beberapa scene masih terkesan strange. Runtutan scene-nya pun dibuat rapi, tertata, terutama setelah Adam dan Anthony melakukan pertemuan.

Bukan sebuah film misteri jika tidak men-“trigger” penontonnya untuk berpikir. Berbagai alternatif jawaban pun sempat terlintas di otak, mulai dari kemungkinan time travel, invasi alien, kloning, alternative universe, parallel universe, twins, sampai kemungkinan menebak-nebak identitas siapakah sosok Ibu Adam sebenarnya (dimana dia hanya mendapatkan scene singkat didalamnya). Semua kemungkinan itu terus dipatahkan dengan cerita yang terus berjalan terlihat normal (namun masih menebar hints).

Kalau dari sisi apakah film ini membawa ketegangan atau tidak ? Memang film ini sedikit tidak terlalu adrenaline pumping, dan dari segi cerita memang terlalu wow (come on ! Seseorang bertemu dengan double-nya bukanlah hal yang baru), namun sesuatu di balik cerita inilah yang seakan-akan meronta-ronta untuk diungkap. Dua hal yang cukup menghantui adalah, satu, scoringnya, dua, karakter kota yang begitu “mati” tanpa harus menghilangkan organisme hidup di dalamnya. I gotta say even this city landmark with this kind of atmosphere has meaning.

Berbagai pertanyaan pun sempat timbul. Mengapa beberapa tokoh, let’s say Helen dan Adam terkesan begitu intens ? Itupun merupakan pieces atas jawaban film ini.

Yang paling mengganggu adalah bagaimana film ini memberikan treatment lighting (terutama di apartemen Adam) yang begitu gloomy dan kuning. Gloomy yellow, yep bayangkan kita duduk di sebuah ruangan dengan lampu kuning 5 watt diatasnya. Satu kata, depressing. Tone warna inipun sepertinya tidak hanya sekedar comot oleh filmmakernya, sekali lagi, sesuatu yang terkesan sederhana ini pun memiliki arti.

Javier Bardem, pass. Christian Bale, pass. Yep ! Film ini memang untuk Jake Gyllenhall setelah memang ia tidak dominan di Prisoners (good movie but didn’t impress me). Kesulitannya adalah Adam dan Anthony memiliki fisik yang sama (even they have same beards like terrorist) dan kemungkinan mereka adalah karakter yang sama. Tidak seperti Black Swan – White Swan (yang terlihat signifikan perbedaan), maka atribut yang bisa digunakan adalah costume, a little bit hair styling dan kualitas akting itu sendiri. Dan, Adam – Anthony pun dipersembahkan dengan kuat oleh Jake Gyllenhall. Perbedaan cara menyisir rambut pun menjadi karakter.

Salah satu sisi yang mematahkan beberapa kemungkinan tebakan adalah bagaimana film ini dengan berani menyajikan dua sisi Adam dan Anthony yang terus terang cukup memperdaya “penonton”. Ibarat seorang siswa ujian yang baru saja meraba soalnya, film ini membunyikan bel tanda berakhir durasi disertai hint terakhir yang dipersembahkan secara mengejutkan, membuat Enemy menjadi film langka dengan ending yang “just wow”.

Enemy dengan gamblang menjelaskan genre misterinya dengan menutup film tanpa memberikan penjelasan atau jawaban. Berani ? Tentu saja. Untuk sekarang, film ini memang out of radar untuk beberapa orang, beberapa orang yang lain akan terus marah-marah setelah endingnya, namun bahkan untuk beberapa tahun ke depan, film ini akan terus diperbincangkan. Cult potential !

The beauty of puzzle is when it keeps unsolved, movie that works both ways, for brainer and, uhm, even stoner (B+).

 

2 comments

  1. “come on ! Seseorang bertemu dengan double-nya bukanlah hal yang baru”
    You’ve forgot something. Udh berapa film yg kamu tonton ?

    1. Ahahaha, emang bukan hal yang baru, dan bukan konsep doppelganger yang jadi highlight bagusnya, tapi gimana doppelganger itu bisa dikemas dengan begitu unik itu yang jd poin

      belum banyak film yang ditonton, semoga bisa nambah terus tapi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s