Begin Again (2014) : OST. in “Repeat All Mode” Playlist Ready, Sweet Surprises in Some Debut Efforts

Director : John Carney

Writer : John Carney

Cast : Keira Knightley, Mark Ruffalo, Adam LevineHailee SteinfeldCatherine Keener

Can a song save us from Keira Knightley’s annoying jaw ? Yes, it can !

(REVIEW) Begin Again memenuhi janjinya dengan soundtrack– nya yang siap dimainkan di playlist dengan REPEAT ALL – mode. Tidak hanya itu, film ini menghadirkan kejutan-kejutan kecil dari debut Keira Knightley dalam bernyanyi, Adam Levine (yes ! Maroon 5’s Adam Levine) dalam berakting, dan impeccably comedic performance dari Mark Ruffalo.

begin_again

Gretta (Keira Knightley) hanya bisa pasrah ketika temannya menodongnya untuk menyanyi di atas panggung bar. Dan, benar, ketika selesai menyanyikan lagunya, hanya terdengar sayup-sayup kecil tepuk tangan dari penonton. Tapi tidak untuk Dan (Mark Ruffalo) – seorang EP yang baru saja dipecat, dengan sensitifannya, Dan sadar bahwa Gretta adalah jawaban masalah pekerjaannya sebagai talent seeker. Dan pun menawari kontrak rekaman, walau Gretta tetap bertahan atas idealismenya. Hingga akhirnya keduanya sadar mereka adalah jawaban satu sama lain untuk me-reset kehidupan mereka yang telah kacau : Gretta dengan masa lalu asmaranya dengan Dave Kohl (Adam Levine) dan Dan dengan kehidupan keluarganya (Catherine Keener, Hailee Steinfeld). Ditambah Gretta dan Dan masih tanpa pekerjaan, in a fucking New York.

Pujian pertama harus dilontarkan untuk John Carney mengolah momentum awal film sehingga terlihat catchy, langsung menarik saat ditonton. Carney menjunjung tinggi moment music at first sight, dengan menciptakan sebuah loop pertemuan pertama antara Dan dan Gretta. Terkesan biasa, tapi hal ini sukses memberikan preparasi untuk kedua tokoh, untuk bercerita dari sudut pandang mereka dengan gaya yang tidak konvensional. Dari awal film ini saja, Carney sudah mulai menunjukkan kemampuannya mengubah sebuah performa musik menjadi sesuatu yang lebih personal.

Kemudian, scene-scene awal ini semakin diperkuat dengan penampilan Mark Ruffalo dan Keira Knightley. Untuk Ruffalo, Dan adalah karakter risky yang jika tak diperankan dengan tepat akan menjadi annoying (you could imagine Mark Ruffalo with scruffy beard). Tetapi hasilnya berkebalikan, Ruffalo tampil seakan-akan ia adalah Julia Louis Dreyfus di Enough Said tahun lalu. Terdapat sebuah aura positif yang luar biasa yang mengelilingi karakter Dan ini. Bagaimana ia mengatasi semua masalahnya (termasuk membuang CD keluar begitu saja dari mobilnya) menjelma menjadi sebuah usaha komedi yang tak terlihat diusahakan. Inilah level komedi tertinggi (at least, for me), ketika penonton dibuat tersenyum sendiri bahkan ketika jokes tidak sedang dilontarkan. It’s like watching Charlie Chaplin.

Keira Knigtley tampil mengejutkan dengan suaranya sedari lagu pertama, tampil normal ketika turun panggung, kemudian film mulai menggunakan keuntungannya yang lain, yaitu kehadiran Adam Levine. Pesona dreamy dengan kaca mata (chicks will dig it) semakin memperjelas bahwa film ini juga menginvestasikan kemanisan ceritanya lewat memory. Semakin menjelaskan bahwa tak ada kesan berlebihan di balik romansa lirik di lagu-lagu yang akan Gretta bawakan nantinya. It’s fucking Adam Levin, dabbles as musician, with fucking glasses, who could move on ? Tell me !

Diberi judul Can a SONG Save a Life ? pada awalnya, membuat Begin Again seperti membuat garis batas yang jelas bahwa film hanya akan menekankan pada “lagu” bukan cinta. Paling tidak, plot tidak terpolusi dengan hubungan Gretta dan Dan yang ber”potensi” mengulang klise dari entah sekian banyak kisah cinta bersetting di kota New York. Totally professional. Tetapi tak meninggalkan kedekatan dan momen-momen manis antara Dan dan Gretta. Salah satunya ketika mereka berlarian kesana kemari mengelilingi New York dengan mendengarkan playlist Gretta dengan headset bercabang (Ooh, I want that stuff). Dengan begitu likeable, serasinya dua tokoh ini, Carney tak perlu memberikan dinamika berarti tentang hubungan Dan-Gretta. Penonton dibuat berkutat dengan pikiran guilty pleasure kita sendiri, “Oh, they are perfect match, cute couple, but I don’t want story getting cheesy and corny, but they are cute couple and need each other. I’m in dillema.”

Begin Again memang tak membuka kejutan baru dari segi cerita, pertama seorang gadis yang putus dari pacar musikusnya, dua seorang ayah yang mencoba reconnect dengan keluarganya. Dua jalan cerita yang biasa, tapi sisi familiar inilah salah satu kekuatan John Carney dengan membuka jalan lebar sehingga penonton diberikan kemudahan mengakses apa yang dirasakan Gretta lewat musik dan lirik, seperti mencerna sebuah lagu tanpa buffering. Dengan begitu, lagu sebagai media komunikasi dengan penonton menjadi efektif, walau di saat yang bersamaan menjadi inevitably overwhelming.

Sejalan dengan tema familiar-nya, setiap track dibawa Keira Knighley dengan raw voice-nya, minimal gimmick, yang semakin membuat lagu terasa mudah ditelan. Tidak hanya saat mood sedang sedih, perjalanan Gretta dan Dan merekam demo musik secara apa adanya di stasiun, atau rooftop, merupakan jalan film beralih dari nuansa studio yang monoton, menjadi sesuatu yang lebih natural dan refreshing untuk dilihat. Lagu yang menjadi perwujudan perasaan selalu langsung menancap untuk disimak, salah satunya track The Lost Star yang di album dan filmnya sendiri dibuat tiga versi : versi Knighley yang lebih soulful, versi Levine yang lebih melo, dan versi mix-nya yang lebih pop. Sebuah pesan yang ingin disampaikan John Carney, menarik ketika sebuah lagu disampaikan dengan berbagai macam perspektif, dan bagaimana sebuah lagu menentukan idealisme seseorang seberapa jauh lagu mereka bisa digubah, dalam hal ini perwakilan dari kehidupan Gretta sendiri. (B)

Sweet Trivia : Hailee Steinfeld’s 2014 released movies : as Guy Pearce’s abandoned daughter in Hateship Loveship, as Kevin Costner’s abandoned daughter in 3 Days to Kill, and this one. Wonderful !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s