Mia Wasikowska

Crimson Peak (2015) : Grandiose Production Design, Guillermo Del Toro’s Vision and What Went Wrong ?

Director : Guillermo del Toro

Writer : Guillermo del Toro

Cast : Mia Wasikowska, Jessica Chastain, Tom Hiddleston, Charlie Hunnam

(REVIEW) Tahun 2015 merupakan tahun yang begitu menggembirakan untuk genre horor; diawali dengan film dengan sukses kritik semacam It Follows yang menawarkan konsep menarik, Unfriended yang menggunakan medianya sendiri, atau semacam Creep yang sederhana namun begitu efektif, dan Insidious Chapter 3 yang paling tidak bisa meneruskan franchisenya di tengah jatuhnya film remake atau sekuel seperti Poltergeist dan Sinister 2. Namun, yang menjadi film diantisipasi nomor satu dalam genre ini tidak lain tidak bukan ketika Guillermo Del Toro memutuskan untuk menyutradarai film rumah berhantu : Crimson Peak dengan jajaran aktor yang luar biasa.

Menjelang perilisannya, sang sutradara mengumumkan lewat akun twitternya yang barus saja ia buat bahwa Crimson Peak bukanlah film horor, dan lebih menekankan bahwa film ini lebih jatuh pada gothic romance dengan momen-momen yang intens. Sangat nampak jelas memang ketika film berawal film langsung memberikan visual hantu CGI yang kelewat kasat mata, dan ditambahkan ucapan sang karakter bahwa “Ghosts are real.” dilengkapi dengan kalimat di momen yang lain bahwa ini bukan cerita hantu melainkan cerita dengan hantu di dalamnya.

(more…)

Maps to The Stars (2014) Stirs Hollywood Satire and Coordinates It as Imbricated Constellations

Director : David Cronenberg

Writer : Bruce Wagner (screenplay)

Cast : Julianne MooreMia WasikowskaRobert Pattinson, Evan Bird, Olivia Williams, John Cusack, Sarah Gadon

Every celebrity maybe has this “waitress-history” kind of thing, but certainly not Taylor Swift.

(REVIEW) Ya, sepertinya kerap kita mendengar bahwa Rachel McAdams, atau bahkan Meryl Streep pernah bekerja sebagai pelayan, atau sudah sekian banyak artikel tentang Magic Mike yang menyebutkan jika Channing Tatum adalah mantan penari stripper, dan ketika kita melihat paras mereka (yeah, those faces !), dunia showbiz memang menyimpan misteri dan rahasianya tersendiri. Inilah yang mencoba dipaparkan oleh Cronenberg lewat karya barunya, melibatkan semua strata vertikal dalam dunia hiburan Holywood mulai dari personal assistant, washed up actress, limousine driver, high profile therapist, Mama – the manager, sampai child actor. Dibalut dengan satir, Cronenberg berusaha meng-coordinate masing-masing pelaku bisnis ini, membentuk satu konstelasi yang terhubung satu sama lain, kemudian berusaha meraih maps to the stars yang lainnya, a higher map to the higher star, yaitu destiny.

Agatha (Mia Wasikowaska) datang ke Holywood dengan jaket bertuliskan BAD BABYSITTER-nya. Walaupun terkesan sedang mengadu nasib, uang bukanlah sesuatu yang bermasalah untuk dirinya, ia dengan begitu saja memberikan $200 untuk sopir limosin yang pertama ia jumpai, Jerome (Robert Pattinson). Tak lama setelah berada di Holywood, Agatha mendapatkan pekerjaan sebagai seorang personal assistant dari aktris yang mulai menua dan redup, Havana Segrand (Julianne Moore). Entah apa yang membuat Havana langsung menerimanya, tetapi salah satu alasan karena Agatha memiliki bekas luka bakar yang mengingatkannya pada kematian sang ibu (Sarah Gadon) yang sampai sekarang masih rutin menghantuinya, like she has sixth sense or something, or simply she’s just depressed.

(more…)

Tracks (2014), Camel Girl – Such Beauty Goes Into The Wild, Blurred Motives in Fata Morgana

Director : John Curran

Writer : Marion NelsonRobyn Davidson

Cast : Mia WasikowskaAdam DriverEmma Booth

(REVIEW) Alice got another journey, with no mad hatter, red queen, or jabberwocky. Menyenangkan melihat karir seorang Mia Wasikowska, setelah diangkat dari antah berantah dengan film berpendapatan lebih dari 1 milyar dolar, Wasikowska banyak membintangi film yang bisa dikatakan “festival friendly”. Tahun ini saja ia sudah membintangi tiga film dengan respon cukup positif : The Double & Only Lovers Left Alive, dan Tracks adalah tunggangannya sebagai leading lady (setelah dua peran leading lady yang ter-underrated sebelumnya : Stoker dan Jane Eyre).

Diangkat dari novel bestseller, Tracks merupakan pengalaman nyata dari seorang perempuan – Robyn Davidson, yang melintasi Alice Spring ke Samudera Hindia (it’s a lot of miles), jalan kaki, di tahun 1977, all desert. Kembali ke negara asalnya, Wasikowska akan menempuh setengah benua Australia, ditemani dengan tiga unta, satu bayi unta, dan seekor anjing bernama Diggity.

(more…)

Only Lovers Left Alive (2014), Well Maintained Vampires, Nutritious Blood Popsicle That Best Licked Slowly

Director : Jim Jarmusch

Writer : Jim Jarmusch

Cast : Tilda SwintonTom HiddlestonMia WasikowskaJohn HurtJeffrey WrightAnton Yelchin

As long as they are not glowing under the sun, every vampire flick is worth to watch, hah ! I am kidding.

(REVIEW) No, I’m not. Vampire, tentu saja dengan “culture” mereka yang kuat selalu menarik untuk diangkat ke dalam layar, dan Only Lovers Left Alive merupakan sebuah eksekusi menyegarkan yang memperlakukan vampire dengan sangat bijak. Apa yang kita lakukan (if we’re vampires) jika kita memiliki ribuan tahun untuk hidup ? Yep, itu juga yang ditanyakan Stephanie Meyers lewat tagline Twilightnya, “When you can live forever, what do you live for ?”, tentu saja kita tidak hanya akan tidur di siang hari, menjadi makhluk nokturnal, mencari mangsa, dan mendapatkan cinta Bella Swan, whoops, serta masih menjadi kepribadian yang dangkal. Itulah yang berusaha disampaikan oleh sutradara serta penulis, Jim Jarmusch.

(more…)

The Double (2014), Product of Recreating Someone’s World with Bedazzling Style, but Couldn’t Fully Fill It

Director : Richard Ayoade

Writer : Richard AyoadeFyodor Dostoevsky

Cast : Jesse EisenbergMia WasikowskaChris O’DowdSally Hawkins

(REVIEW) Double is in this year, setelah film tanpa penjelasan yang membawa ending mengejutkan lewat Enemy, The Double merupakan film dengan cerita yang mengupas hal yang sama dengan pendekatan yang berbeda. Diangkat dari novel dengan judul yang sama karya Fyodor Dostoevsky, The Double menciptakan sebuah dunia dari sudut pandang seseorang yang mengalami krisis identitas, alienasi, dan kemudian blame it to the world.

(more…)

Stoker (2013) : Don’t Disturb The Family, The Dark Secret of Mysterious Uncle

Director : Chan-wook Park

Writer : Wentworth Miller

Cast :  Mia WasikowskaNicole KidmanMatthew Goode

About

Stoker merupakan langkah awal untuk sutradara yang terkenal lewat film Old Boy (yang juga bakal jadi made in Holywood karena bakalan diremake) untuk menjejakan karir di Holywood. Tidak tanggung-tanggung, ia menggandeng Nicole Kidman, Mia Wasikowska dan Matthew Goode sebagai pengisi karakter-karakter “dark” untuk film bergenre thriller mystery ini.

Berkisah tentang sebuah keluarga yang “sedikit” gila, Stoker diawali dengan India (Mia Wasikowaska) memakai sepatu heels memandang pematang dengan narasi yang sedikit tidak biasa. India yang baru saja menginjak usia 18 tahun harus kehilangan ayahnya di hari ulang tahunnya sendiri. Tidak hanya itu, dunianya seketika berubah ketika Charlie (Matthew Goode), paman yang tidak pernah diketahuinya, tiba-tiba datang tinggal bersama ibunya yang secara emosional kurang stabil, Evie (Nicole Kidman).

Serentetan kejadian aneh mulai terjadi ketika satu-persatu orang yang berkaitan dengan Charlie, seperti housekeeper dan bibi India, Auntie Gin (Jacki Weaver) menghilang secara misterius satu persatu. Charlie pun mulai mendekati India dengan maksud tertentu sementara India sendiri mulai mencium keanehan di dalam diri paman misteriusnya.

Siapakah Charlie sebenarnya ? Who’s really this Stoker family, why we should not disturb the family ?

“Stylish, yet stiff. With impressive camera work, this movie becomes less enganging, though it’s still a nice dish of mystery.”

Karya Chan-wook Park ytang satu ini memang undeniably beautiful dengan teknik pengambilan kamera yng tidak biasa dan selalu special di tiap scenenya ditambah dengan teknik editing yang tidak biasa. Walaupun begitu, film ini menjadi terkadang terlalu kaku dengan narasi atau obrolan yang terlalu “mungkin” quote-machine ditambah dengan ekspresi para pemainnya yang sedikit comical namun membawa misteri.

Film yang turut membawa tema “kedewasaan” ini juga membuktikan kedewasaan acting bintang utama, Mia Wasikowaska yang cukup konsisten dari awal film sampai akhir (juga menyisipkan beberapa scene adult yang membuktikan Alice ini memang sudah dewasa). Casting-nya pun cukup tepat mendapuk seorang Matthew Goode sebagai tokoh utama yang misterius, killer dengan style, dan seorang yang FREAK !!! Salah satu kekecewaan dari para tokohnya, datang di dalam karakter Evie yang tidak dikembangkan untuk mempunyai porsi yang lebih besar di dalam film (hal ini tentu saja akan sangat berbeda dengan ekspektasi yang terbentuk dari melihat trailer film ini dimana karakter Evie cukup mendominasi).

Kecerdikan sang sutradara ketika film ini menjadi tipe film yang “semakin mengerti ketika semakin dinikmati.” Walaupun terkesan terkadang menyelipkan scene-scene yang tidak penting, sebenarnya scene-scene kecil itu mempunyai makna tersendiri seperti bunga berwarna merah pada awal film atau scene karakter India sedang terbaring di kamar tidurnya kemudian menggerakkan kedua tangannya.

Lebih jauh lagi, film ini juga menghadirkan semacam filosofi “perburuan” untuk storyline, bagaimana sebuah karakter menunggu untuk final act, kapan sebuah karakter akan menarik trigger.

Terlepas dari semunnya, film ini cukup thrilling dengan semua karakter dan tema dark yang diusung dan juga tidak mengandalkan gore atau darah atau klise.

Trivia

Carey Mulligan, Kristen Steward, Rooney Mara, Emily Browning, Emma Roberts, Bella Heathcote dan Ashley Greene semuannya dipertimbangkan untuk memainkan India Stoker.

Quote

India Stoker : Just as a flower does not choose its color, we are not responsible for what we have come.