Ralph Fiennes

The Grand Budapest Hotel (2014) is Superior Luxury, Worship It with Adoration, Admiration from A to Z

Director : Wes Anderson

Writer : Wes Anderson

Cast : Ralph FiennesF. Murray AbrahamJude LawEdward NortonAdrien BrodyWillem DafoeSaoirse RonanTilda SwintonTony Revolori

(REVIEW) Terakhir kali melihat karya Wes Anderson adalah Moonrise Kingdom (a 12 year old kid’s love story with touching boobs and kissing, wonderful !), which is, like two years ago. Rasanya seperti sedang berada dalam satu pameran, dimana semua orang, almost,mengagumi satu lukisan – hey it’s so fucking beautiful, hey it’s so fucking contained, yep ! that kind of feeling when you know something so beautiful, but at the same time, you feel so….lost. Itulah yang mengawali saat menonton The Grand Budapest Hotel, full cynism.

(more…)

Advertisements

Skyfall (2012) : M is Being Haunted by Her Past, 007 is Being Tested

Sutradara : Sam Mendes

Penulis : Neal Purvis, Robert Wade, John Logan, Ian Fleming

Pemain : Daniel Craig,  Judi Dench, Javier Bardem, Ralph Fiennes, Naomie Harris

“This is what called Sam Mendes brings Bond’s Beauty with beautiful thrilling haunting shots and beautiful villain by Javier Bardem.”

About

Film ini merayakan super series yang telah sukses mendunia selama 50 tahun. Film Bond ke-23 ini dibintangi dan sutradarai oleh pelaku kawakan yang sukses menyabet Oscars, sebut saja Judy Dench, Sam Mendes, Javier Bardem dengan tokoh Bond yang berhasil menghidupkan series ini selepas ia mendapatkan peran ini dari Pierce Brosnan, Daniel Craig. Tidak lupa Ralph Fiennes yang turut serta dalam film ini sebagai Gareth Mallory.

Film diawali dengan aksi kejar-kejaran Bond dan Moneypenny (Naomie Harris) dengan orang yang diduga membawa list rahasia tentang penyamaran agent-agent di organisasi dunia. M dengan ketegasannya mengambil sebuah keputusan sulit dengan menyuruh Moneypenny menembak sasaran walaupun resikonya Bond ikut tertembak. Ternyata benar, Bond tertembak dan hilang, diduga mati. Film pun diikuti dengan opening scene khas Bond yang diiringi dengan lagu Skyfall besutan penyanyi Inggris Adele.

Film dilanjutkan dengan terror yang dilakukan oleh Silva (Javier Bardem) yang ternyata mempunyai masa lalu kelam dengan M. Disinilah, kesetiaan dan perjuangan Bond untuk menyelamatkan M diuji.

Beautiful shots, beautiful villain with sense of thrills and humour

Film yang berhasil mengambil tempat-tempat eksotis seperti Shanghai, Macau, Turkey dan lain-lain ini benar-benar digarap dengan cantik, sebuah film Bond dengan kombinasi eye popping secara action yang menegangkan dan pemandangan yang indah. Film Bond ini juga mengkombinasikan jalan cerita yang thrilling dengan banyak dialog lelucon disana-sini.

Penunjukkan Javier Bardem sebagai tokoh antagonis utama juga terlihat mempesona dengan karakter yang kuat dan dan dapat menunjukkan rasa dendam yang begitu besar dengan caranya sendiri. Karakter Silva ini membuat Bardem menjadi begitu berbeda dengan peran-peran sebelumnya (mungkin juga karena pengaruh rambut yang ia ganti menjadi blonde). Film terasa lebih mengalir sejak kemunculan karakter Silva ini. Karakter Q diperlihatkan dalam film ini diperankan oleh Ben Whishaw walau tidak memberikan kontribusi berarti karena sang villain jauh memperlihatkan kepintarannya.

Bond’s girls diwakili oleh Naomie Harris dan aktris perancis Berenice Marlohe menjalankan perannya dengan baik dengan memberikan sentuhan sangat sexy walaupun porsinya tidak sebegitu besar karena porsi Bond’s Girl dalam film ini direbut Judi Dench atau M itu sendiri. Karakter M lebih dieksplor dengan baik oleh Judi Dench dengan mengkombinasikan seorang wanita tegar penuh tanggung jawab terhadap negara dan wanita yang merasa ketakutan dihantui oleh masa lalunya.

Film yang digadang-gadang sebagai salah satu Bond terbaik ini tidak begitu melibatkan gadget-gadget yang aneh jadi alur cerita terasa lebih real dan mudah diterima akal, walaupun Bond masih dihadapkan pada situasi yang menekankan bahwa memang dia mempunyai ‘seribu nyawa’. Film ini diakhiri dengan ending yang sangat klimax dan memuaskan penonton yang telah menunggu selama durasi lebih dari dua jam.

Trivia

Film ketujuh bagi Judi Dench sebagai M dan film ketiga bagi Daniel Craig. Daniel Craig telah menyetujui untuk membintangi Bond 24 dan Bond 25, serta ada rumor bahwa Idris Elba akan mendapatkan peran ini. Will we get a black Bond ?

Quote

James Bond : Everyone needs a hobby.

Silva : So what’s yours ?

James Bond : Ressurection

Coriolanus (2011) : A Shakespeare’s Tragedy in Fiennes Hands as Directorial Debut

Sutradara : Ralph Fiennes
Penulis : John Logan (screenplay), William Shakespeare (play)
Pemain : Ralph FiennesGerard ButlerBrian CoxVanessa RedgraveJessica Chastain

Tagline : Nature teaches beast to know their friends.

“A good job directorial debut of a lonely lion, Ralph Fiennes, and tremendous performance of other casts.”

About
Coriolanus merupakan film yang diadaptasi dari karya tragedi William Shakespeare Coriolanus. Film ini merupakan karya debutan dari artis kawakan, Ralph Fiennes. Karya ini diolah secara berbeda dengan cara menginterpretasikannya dengan lebih modern.

Film ini bercerita tentang seorang pahlawan Rome, Coriolanus, yang dibuang ke luar negeri karena pandangannya yang terlalu ekstrim dan menyulutkan kerusuhan massa. Demi membalas dendam, Coriolanus bergabung dengan musuhnya sendiri, Tullus Aufidius, dan berjuang menyerang mantan negara yang telah membuangnya.

Film ini dibintangi oleh artis berbakat dari Ralph Fiennes sampai rising star di 2011, Jessica Chastain. Oleh perannya sebagai sutradara debutan, Ralph Fiennes memperoleh nominasi di BAFTA Film Award pada tahun 2012.

This is good movie
Peran Coriolanus berhasil dibawakan secara apik oleh Ralph Fiennes. Penampakannya yang berambut botak tentu mengingatkan peran Voldemort-nya, hanya saja Coriolanus jauh lebih tajam dan sangat ambisius.
Peran-peran lain seperti yang dibawakan oleh Brian Cox, Gerard Butler sampai (terutama) Vannessa Redgrave akan membuat Anda berdecak kagum dengan kehebatan akting mereka ditambah dengan screenplay ala poem yang luar biasa berbeda. Untung para pecinta Shakespears, film ini wajib ditonton karena setiap dialog terasa istimewa dtambah cerita tragedi yang bena-benar memilukan. Sebuah karya hebat dari sutradara debutan.

A little bit boring
Film ini dibuka dengan adegan perang yang menjanjikan namun sampai pertengahan terasa agak membosankan terutama dengan dialog-dialog yang mempunyai vocabulary yang tidak biasa ala karya-karya Shakespears. Namun hingga durasi pertengahan hingga akhir, dimana Coriolanus dibuang keluar negara, setiap scene-nya bisa dinikmati.

Trivia
Adegan Coriolanus dan Aufidius membutuhkan dua hari dalam proses syuting.

Quote
Caius Martius Coriolanus : O, a kiss long as my exile, sweet as my revenge!